Minggu , 21 April 2019 | 3:13 am
Home | KitaSehat | Ini! Bahaya Baterai Laptop Yang Terus Di-charge Saat Digunakan Mahasiswa Wajib Tahu
Ini Bahaya Baterai Laptop Yang Terus Di Charge Saat Digunakan Mahasiswa Wajib Tahu
Ini Bahaya Baterai Laptop Yang Terus Di Charge Saat Digunakan Mahasiswa Wajib Tahu

Ini! Bahaya Baterai Laptop Yang Terus Di-charge Saat Digunakan Mahasiswa Wajib Tahu

Bahaya Baterai Laptop Yang Terus Di-charge Saat Digunakan – Haruskah mencabut colokan dari laptop setelah baterainya terisi penuh. Apakah berbahaya? Bahaya Baterai Laptop Terus Di-charge, Ya ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan temen saya di kampus. Tak heran banyak yang bertanya tentang ini sebab mereka sering mendengar berita orang baterai laptopnya rusak gara-gara sering di cas. Tentu ini bagi orang awam akan bertanya-tanya bukan. Nah untuk menjab pertanyaan itu saya telah rangkum di artikel ini. Ya walaupun gak semua tapi ini sudah bisa menjawab pertanyaan temen-temen semua.

Apakah Bahaya Baterai Laptop Terus Di-charge ?

Bahaya Baterai Laptop Terus Di-charge. Sebenarnya yang berbahaya bagi baterai laptop bukanlah lamanya laptop terhubung dengan sumber daya atau tidak. Untuk baterai Lithium, yang mempengaruhi baterai laptop adalah hal-hal berikut:

  1. Cara Menyimpan Baterai

    Tahukah anda, baterai Lithium akan terus berkurang walaupun tidak digunakan loh! Misal saat anda mencabut baterai dari laptop dan menyimpannya di lemari. Kapasitas baterai yang tersimpan secara tak kita sadari akan terus berkurang

  2. Siklus Baterai

    Dalam siklus baterai Semakin sering anda membiarkan laptop terisi 100% dan menggunakannya hingga kosong 0%. Maka akan semakin cepat siklus baterai anda habis. Untuk itu, sebaiknya jangan sering-sering membiarkan baterai laptopmu sampai ke 0%. Saat dipakai, malah lebih aman di cas terus sambil di pake. Lagipula saat bermain game, FPS yang dihasilkan di laptop lebih maksimal jika anda memainkannya sambil membiarkan laptop di carger.

Catatan: Kondisi baterai dari 100% menjadi 0% dihitung satu siklus baterai.

BACA JUGA : 3 Browser komputer Terbaik Cepat dan Ringan Recommended

Anda Bisa menggunakan Setingan Power Save Di windows. Untuk menyeting otomatis laptop mati jika telah mencapai limit % yang ditentukan.

       3. Temperatur

Yang membuat baterai laptop cepat rusak bukanlah lamanya waktu isi ulang, melainkan temeperatur laptop itu sendiri. Bahaya Baterai Laptop Terus Di-charge, Semakin panas laptop anda, akan semakin cepat baterai anda rusak. Karena itu, pastikan selalu laptop anda tetap dingin.

  • Jika laptopmu sering panas, anda bisa membeli USB Cooler Fan untuk mendinginkan permukaan laptop. Atau, anda juga bisa mencabut baterai laptopmu begitu selesai proses isi ulangnya.
  • Umur baterai Lithium yang disimpan akan lebih panjang jika menyimpannya dalam kondisi 40% dibandingkan dengan kondisi 100%.

Jadi, kesimpulannya membiarkan laptop terus dalam kondisi dicharge tidaklah berbahaya asal jangan sampai laptop terlalu panas. Selama menggunakannya wajar, laptop yang dicharge terus malah akan membuat umur baterai lebih awet.

About Alfa Putra Kusuma Jati

Saya hanyalah seorang blogger pemula yang terus berusaha menulis dan berkarya agar karya-karya saya pantas disandingkan dengan karya-karya MASTAH di luar sana... Lewat artikel-artikel saya, saya harap banyak orang terbantu dan semoga artikel ini dapat terus bermanfaat bagi semua orang yang membacanya.

Check Also

Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Katarak Tanpa Obat

Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Katarak Tanpa Obat

Penyakit mata katarak adalah salah satu masalah serius, dan kabar buruknya  penderita penyakit ini lumayan …